Takikardia QRS Sempit: Bagaimana Mekanismenya?

Authors

  • Erika Maharani Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jl S Parman Kav 87 Jakarta 11420
  • Yoga Yuniadi Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jl S Parman Kav 87 Jakarta 11420

DOI:

https://doi.org/10.30701/ijc.v32i4.89

Abstract

Seorang wanita 40 tahun, datang ke unit gawat darurat karena palpitasi. Keluhan dirasakan sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit. Sejak satu tahun terakhir pasien sering mengeluh berdebar yang hilang dengan sendirinya.
Denyut nadi saat di unit gawat darurat mencapai 180 kali per menit (kpm) dengan tanda vital lainnya normal. Saat dilakukan perekaman elektrokardiogram didapatkan gambaran takikardia dengan kompleks QRS sempit (Gambar1). Apa mekanisme takikardia ini dan bagaimana penanganan yang tepat?

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fox DJ, Tischenko A, Krahn AD et al. Supraventricular tachycardia: Diagnosis and management. Mayo Clin Proc. 2008; 83 (12): 1400­1411.

Roberts­Thomson KC, Kistler PM, Kalman JM. Atrial tachycardia: mechanisms, diagnosis, and management. Curr Probl Cardiol2005 October;30(10):529­73.

How to Cite

Maharani, E., & Yuniadi, Y. (2013). Takikardia QRS Sempit: Bagaimana Mekanismenya?. Indonesian Journal of Cardiology, 32(4), 272–74. https://doi.org/10.30701/ijc.v32i4.89

Issue

Section

Forum Aritmia

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>