Obat Herbal untuk Aterosklerosis: Bagaimana Menyikapinya?

  • Sunu Budhi Raharjo Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI dan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, jln S Parman Kav 87 Jakarta 11420

Abstract

Salah satu tantangan besar bagi dunia medis tanah air adalah kenyataan tingginya animo masyarakat untuk pergi ke pengobatan komplementer (=alternatif ). Sebagai kardiolog, tidak jarang kita bertemu pasien yang menolak tindakan operasi atau pemasangan stent, dan memilih untuk pergi ke pengobatan komplementer. Fenomena ini tidak hanya ditemui di negara berkembang seperti Indonesia, tetapi juga di banyak negara maju. Perancis merupakan salah satu negara maju dengan jumlah warganya yang menggunakan jasa pengobatan komplementer paling besar (75%), disusul Inggris (UK) (50%) dan Kanada (42%).
Di Amerika, menurut laporan National Center for Health Statistics, pada tahun 2007, setiap 4 dari 10 orang dewasa adalah konsumen pengobatan komplementer. Yang menarik, jumlah warga kulit putih yang menggunakan jenis terapi ini lebih banyak (43,1%) dibanding warga keturunan Asia (39,9%) dan warga kulit hitam (25,5%). Proporsi terbanyak masih dipegang orang Indian (50,3%). Laporan ini juga menunjukkan bahwa jenis pengobatan komplementer yang paling banyak digunakan adalah pengobatan herbal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Murcott T. The Whole Story: Alternative Medicine on Trial. New York: MacMillan; 2005.

Barnes PM, Bloom B, Nahin RL. Complementary and alternative medicine use among adults and children: United States, 2007. Natl Health Stat Report 2008:1-23.

Berman JD, Straus SE. Implementing a research agenda for complementary and alternative medicine. Annu Rev Med 2004;55:239-254.

Linde K, ter Riet G, Hondras M, Vickers A, Saller R, Melchart D. Systematic reviews of complementary therapies - an annotated bibliography. Part 2: herbal medicine. BMC Complement Altern Med 2001;1:5.
Views & Downloads
Abstract views: 3379   
PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 2971   
How to Cite
Raharjo, S. (1). Obat Herbal untuk Aterosklerosis: Bagaimana Menyikapinya?. Indonesian Journal of Cardiology, 33(5), 10-1. https://doi.org/10.30701/ijc.v33i5.69